KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

- Publisher

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Konsorsium Aktivis Revolusioner Sulawesi Tenggara (KARST) meluncurkan aksi satire bertajuk Open Donasi Rp140 Ribu, Senin (27/7). Gerakan itu ditujukan sebagai kritik terhadap kinerja Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara menyikapi polemik akses Air Terjun Routa, Kabupaten Konawe.

Koalisi yang terdiri atas 14 organisasi tersebut menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah nyata setelah muncul persoalan pembatasan akses menuju objek wisata yang berada di kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM).

Penanggung jawab kegiatan, Ikram, mengatakan donasi senilai Rp140 ribu merupakan simbol protes atas sikap Dispar Sultra yang dinilai belum maksimal memperjuangkan akses publik terhadap destinasi wisata tersebut.

Menurut dia, dana hasil patungan masyarakat akan diserahkan kepada Dispar Sultra sebagai bentuk kritik sekaligus dorongan agar instansi itu turun langsung ke lapangan.

Selain menyoroti akses wisata, KARST juga mempertanyakan realisasi komitmen pembangunan smelter PT SCM yang disebut tercantum dalam dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) 2020.

Baca Juga :  KASTARA Kritik Penanganan Korupsi, Luncurkan Donasi untuk Kejati Sultra

KARST mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk mengevaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT SCM sesuai ketentuan yang berlaku.

Ikram juga meminta pemerintah memastikan masyarakat kembali memperoleh akses menuju Air Terjun Routa. Menurutnya, kawasan wisata tersebut merupakan aset publik yang harus tetap dapat dinikmati masyarakat.

Hingga pernyataan itu disampaikan, belum ada tanggapan resmi dari Dispar Sultra maupun PT Sulawesi Cahaya Mineral terkait tuntutan KARST.*

Berita Terkait

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari
Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI
KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen
HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills
Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi
Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI
Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah
PERMAHI Kendari Cari Calon Kader Baru, Pendaftaran MAPERCA VIII Resmi Dibuka
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:35 WITA

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:03 WITA

Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:32 WITA

KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:14 WITA

HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:22 WITA

Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WITA

Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:37 WITA

PERMAHI Kendari Cari Calon Kader Baru, Pendaftaran MAPERCA VIII Resmi Dibuka

Berita Terbaru