KASTARA Kritik Penanganan Korupsi, Luncurkan Donasi untuk Kejati Sultra

- Publisher

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Konsorsium Aktivis Sulawesi Tenggara (KASTARA) meluncurkan gerakan donasi simbolis Rp110.000 sebagai bentuk kritik terhadap kinerja Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) dalam menangani perkara dugaan korupsi.

Gerakan bertajuk “Koin Rp110.000 untuk Operasional Kejati Sultra” diumumkan di Kendari, Kamis (23/7). KASTARA menyebut aksi itu sebagai simbol mosi tidak percaya terhadap penegakan hukum di daerah.

Penanggung Jawab KASTARA, Ikhram, mengatakan sejumlah perkara strategis di Sulawesi Tenggara dinilai belum menunjukkan perkembangan yang jelas.

Menurutnya, kritik tersebut muncul di tengah sorotan nasional terhadap kasus hukum yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

KASTARA menilai publik berhak mempertanyakan lambannya penanganan sejumlah perkara yang ditangani bidang pidana khusus Kejati Sultra.

Beberapa kasus yang disorot antara lain dugaan pertambangan ilegal PT Mandala Jayakarta di Konawe Utara, proyek pelabuhan dan belt conveyor PT Antam UBPN Pomalaa, serta perkara dugaan korupsi dokumen terbang PT AMIN di Kolaka Utara.

Baca Juga :  Sambangi Wakatobi, ASR-Hugua Janji Prioritaskan Pendidikan dan Pariwisata

Selain itu, KASTARA juga menyinggung lambatnya penanganan dugaan korupsi anggaran makan minum fiktif yang disebut melibatkan mantan Sekda Sultra.

Ikhram mengungkapkan, aksi donasi ini merupakan kelanjutan dari rencana Camping Justice yang sebelumnya batal digelar karena tidak memperoleh izin.

Melalui penggalangan dana tersebut, KASTARA berharap kritik masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum dapat menjadi perhatian serius.

Organisasi itu juga menyatakan akan melanjutkan aksi penyampaian aspirasi apabila penanganan perkara yang mereka soroti tidak menunjukkan perkembangan.*

Berita Terkait

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari
Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI
KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen
KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu
HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills
Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi
Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI
Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:35 WITA

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:03 WITA

Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:32 WITA

KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:14 WITA

HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:22 WITA

Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WITA

Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:37 WITA

PERMAHI Kendari Cari Calon Kader Baru, Pendaftaran MAPERCA VIII Resmi Dibuka

Berita Terbaru