HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills

- Publisher

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Aktivitas pembukaan lahan (land clearing) proyek perumahan subsidi Alexandria Hills di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, menjadi sorotan.

Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Kota (HIPPMAKOT) Kendari menduga proyek tersebut berjalan sebelum seluruh izin dasar pembangunan dipenuhi.

Ketua Umum HIPPMAKOT Kendari, Muhammad Dzuljalli Wal Ikhram, mengatakan informasi yang diperoleh pihaknya menunjukkan Alexandria Hills masih dalam proses pengurusan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR/KRK).

“Jika benar masih tahap pengurusan KRK, aktivitas yang berjalan saat ini patut diduga melanggar ketentuan. Pekerjaan seharusnya menunggu seluruh izin dasar diterbitkan,” katanya, Minggu (26/7/2026).

Menurut Ikhram, pembangunan perumahan wajib memenuhi persyaratan berupa KKPR/KRK, Persetujuan Lingkungan, dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Ia menegaskan izin lingkungan, baik SPPL, UKL-UPL, maupun AMDAL, juga harus diselesaikan sesuai ketentuan sebelum alat berat beroperasi.

Baca Juga :  “Tak Ada yang Kebal Hukum!” GEMPUR SULTRA Geruduk Kantor Fajar S Tanawali dan PT Tadisangka, Siap Kuasai Lahan Puuwatu

HIPPMAKOT meminta Dinas Lingkungan Hidup, DPMPTSP, dan Bidang Tata Ruang PUPR Kota Kendari melakukan pemeriksaan terhadap legalitas proyek tersebut.

Organisasi itu juga mendesak pemerintah menghentikan sementara aktivitas apabila ditemukan pelanggaran administrasi maupun perizinan.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang Alexandria Hills maupun instansi terkait mengenai status perizinan proyek tersebut.*

Berita Terkait

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi
Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra
Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit
Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI dan Kades Kolombi, Istri Soroti Nafkah Anak dan Proses Cerai
Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa
Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:16 WITA

Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WITA

Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:12 WITA

Transparansi Penindakan Gakkum ESDM di Sultra Dipertanyakan Triple C

Berita Terbaru