JANGKAR Desak DPRD Sultra Buka RDP Dugaan Pengawasan Kawasan PT IPIP

- Publisher

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Jaringan Demokrasi Rakyat Sulawesi Tenggara (JANGKAR Sultra) mempertanyakan belum dijadwalkannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh DPRD Sultra terkait kawasan PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP).

Permohonan RDP telah disampaikan sejak 24 Juni 2026. Namun hingga kini, DPRD Sultra belum memberikan kepastian jadwal pembahasan.

JANGKAR menyebut RDP diperlukan untuk membahas dugaan lemahnya pengawasan kepabeanan terhadap kendaraan operasional, alat berat, dan barang modal impor di kawasan PT IPIP.

Penanggung Jawab JANGKAR Sultra, Andi Fajar, mengatakan forum tersebut bertujuan memperoleh penjelasan terbuka dari seluruh pihak terkait.

Menurutnya, organisasi tidak menolak investasi, tetapi mendorong seluruh aktivitas industri berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Fajar juga menyinggung sorotan Komisi V DPR RI yang sebelumnya mempertanyakan sistem pengawasan Bea Cukai saat berkunjung ke kawasan PT IPIP.

Ia menilai temuan tersebut seharusnya menjadi perhatian DPRD Sultra untuk menjalankan fungsi pengawasan melalui RDP.

JANGKAR mengusulkan agar forum menghadirkan Bea Cukai, manajemen PT IPIP, Polda Sultra, Dinas Perhubungan, dan instansi teknis terkait.

Baca Juga :  MAP HUKUM Sultra Tantang Polda Tetapkan Eks Sekwan Konut Jadi Tersangka

Menurut Fajar, apabila seluruh aktivitas telah sesuai aturan, forum RDP justru menjadi ruang untuk memberikan penjelasan kepada publik.

JANGKAR berharap DPRD Sultra segera menjadwalkan RDP agar masyarakat memperoleh informasi yang objektif mengenai mekanisme pengawasan di kawasan industri tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari DPRD Sultra terkait jadwal pelaksanaan RDP yang diminta JANGKAR Sultra.*

Berita Terkait

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari
Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI
KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen
KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu
HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills
Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi
Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI
Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:35 WITA

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:03 WITA

Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:32 WITA

KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:14 WITA

HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:22 WITA

Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WITA

Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:37 WITA

PERMAHI Kendari Cari Calon Kader Baru, Pendaftaran MAPERCA VIII Resmi Dibuka

Berita Terbaru