HMKS Desak Bupati Konsel Ambil Langkah Administratif terhadap Sekda

- Publisher

Senin, 13 Juli 2026 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Himpunan Mahasiswa Konawe Selatan (HMKS) menyoroti dugaan kasus yang disebut menjerat Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan.

Organisasi mahasiswa itu menantang Bupati Konawe Selatan untuk menunjukkan sikap tegas. Persoalan tersebut diminta diselesaikan tanpa memandang jabatan.

Wakil Ketua Umum HMKS, Muh. Beni Saputra, mengatakan persoalan itu bukan semata menyangkut dugaan tindak pidana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kasus tersebut juga menyangkut marwah pemerintah daerah dan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi di Kabupaten Konawe Selatan.

“Kami berharap aparat penegak hukum memproses perkara ini secara adil, profesional, dan transparan tanpa memandang status siapa pun,” ujar Beni.

Baca Juga :  La Ode Barhim: HNSI Sultra Support Nelayan untuk Sejahtera

HMKS juga menyoroti Bupati Konawe Selatan. Beni meminta kepala daerah tidak bersikap pasif terhadap persoalan yang menjadi perhatian publik tersebut.

Ia mendesak Bupati Konawe Selatan selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) mengambil langkah administratif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Desakan itu ditujukan terhadap Sekda Konawe Selatan berinisial IP, sembari menunggu perkembangan proses hukum yang disebut sedang berjalan.

“Bupati Konawe Selatan harus menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas pemerintahan,” tegas Beni.

Menurutnya, langkah administratif perlu ditempuh sesuai mekanisme hukum yang berlaku tanpa mendahului hasil proses penegakan hukum.

Baca Juga :  Pesan Ancaman ke Jurnalis Picu Sorotan terhadap PT GMS

HMKS turut meminta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan.

“Kami meminta Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara menindaklanjuti perkara ini secara tegas, objektif, dan terbuka,” katanya.

Beni berharap penanganan perkara yang transparan dapat memberikan kepastian hukum dan memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Sekda maupun Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan terkait desakan HMKS tersebut.*

Berita Terkait

Milad HMI-KOHATI UMK Jadi Momentum Evaluasi Kaderisasi dan Regenerasi
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari
Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI
KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen
KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu
HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills
Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi
Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:01 WITA

Milad HMI-KOHATI UMK Jadi Momentum Evaluasi Kaderisasi dan Regenerasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:35 WITA

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:03 WITA

Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:32 WITA

KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:50 WITA

Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:22 WITA

Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WITA

Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah

Berita Terbaru