Dugaan Sengketa Tanah, HMKS Desak Pemeriksaan Kepala Desa Buke

- Publisher

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Himpunan Mahasiswa Konawe Selatan (HMKS) menggelar demonstrasi di Kantor Inspektorat Daerah dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Konawe Selatan, menuntut pemeriksaan terhadap Kepala Desa Buke.

Aksi itu dipicu laporan warga terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses pengukuran lahan di Dusun III, Desa Buke, Kecamatan Buke.

HMKS menyebut lahan tersebut telah bersertifikat hak milik dan selama ini dikuasai pemiliknya. Namun, pengukuran diduga tetap dilakukan saat pemilik tidak berada di lokasi.

Berdasarkan informasi yang diterima organisasi itu, pengukuran dilakukan oleh Sekretaris Desa Buke bersama pihak terkait atas penugasan kepala desa.

Wakil Ketua Umum HMKS, Muh. Beni Saputra, meminta Inspektorat dan DPMD segera memanggil serta memeriksa Kepala Desa Buke secara menyeluruh.

Menurut Beni, setiap proses yang menyangkut hak atas tanah masyarakat harus dilakukan sesuai prosedur hukum dan menghormati hak pemilik lahan.

HMKS juga menilai minimnya keterbukaan informasi dalam proses tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Baca Juga :  HMKS Minta Pemkab Konsel Buka Fakta Polemik Tanah Desa Buke

Selain dugaan penyalahgunaan wewenang, HMKS menyoroti potensi praktik nepotisme dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa Buke.

Organisasi itu meminta kepala desa menerapkan prinsip meritokrasi dalam pengangkatan perangkat desa sesuai ketentuan yang berlaku.

HMKS menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada penjelasan resmi dari pemerintah dan instansi berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Desa Buke belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan yang disampaikan HMKS.*

Berita Terkait

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari
Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI
KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen
KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu
HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills
Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi
Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI
Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:35 WITA

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:03 WITA

Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:32 WITA

KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:14 WITA

HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:22 WITA

Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WITA

Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:37 WITA

PERMAHI Kendari Cari Calon Kader Baru, Pendaftaran MAPERCA VIII Resmi Dibuka

Berita Terbaru