HMKS Minta Pemkab Konsel Buka Fakta Polemik Tanah Desa Buke

- Publisher

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Himpunan Mahasiswa Konawe Selatan (HMKS) menyoroti persoalan yang mencuat di Desa Buke, Kecamatan Buke.

Dua hal menjadi perhatian. Yakni, dugaan pengukuran tanah warga dan isu rangkap jabatan Sekretaris Desa Buke.

Sorotan itu muncul setelah HMKS menerima informasi mengenai pengukuran sebidang tanah di Dusun III.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan tersebut disebut telah memiliki sertifikat hak milik dan selama ini dikuasai pemiliknya.

Namun, lahan itu dikabarkan diukur dan dipasangi tanda batas saat pemiliknya tidak berada di lokasi.

HMKS menyebut Sekretaris Desa Buke bersama pihak terkait diduga ikut mendatangi lokasi pengukuran tersebut.

Baca Juga :  Status Quo PT WIN Disorot, HMKS Minta Pemerintah Kaji Ulang Perpanjangan RKAB

Wakil Ketua Umum HMKS, Muh. Beni Saputra, meminta Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan segera turun tangan.

Menurutnya, seluruh fakta harus diperiksa secara profesional, transparan, dan objektif.

“Kami meminta pemerintah segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan secara profesional,” ujar Beni.

HMKS juga menyoroti informasi mengenai status Sekretaris Desa Buke yang diduga masih aktif sebagai PPPK penuh waktu.

PPPK tersebut disebut bertugas di lingkungan Kementerian Agama, tetapi diduga masih menjalankan jabatan sebagai perangkat desa.

HMKS meminta pemerintah memastikan kebenaran informasi tersebut agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  PT Bumi Lasinrang Property Bantah Tuduhan SBSI Kota Kendari

Karena itu, HMKS mendesak Pemkab Konawe Selatan, Inspektorat, DPMD, BPN, dan instansi terkait melakukan pemeriksaan.

“Kami tidak ingin mendahului hasil pemeriksaan ataupun menghakimi siapa pun,” tegas Beni.

Menurutnya, apabila ditemukan pelanggaran, penyelesaiannya harus dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

HMKS memastikan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga pemerintah dan instansi berwenang memberikan penjelasan resmi.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Desa Buke dan Sekretaris Desa Buke belum memberikan keterangan terkait sorotan HMKS tersebut.*

Berita Terkait

Insiden di Jalan Hauling PT PBI Konut, Mobil Terbakar dan Tabrakan Beruntun
Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi
Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra
Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit
Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI dan Kades Kolombi, Istri Soroti Nafkah Anak dan Proses Cerai
Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:46 WITA

Insiden di Jalan Hauling PT PBI Konut, Mobil Terbakar dan Tabrakan Beruntun

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:16 WITA

Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:18 WITA

Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI dan Kades Kolombi, Istri Soroti Nafkah Anak dan Proses Cerai

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WITA

Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran

Berita Terbaru