Triple C Bakal Bongkar Dugaan Kejahatan Lingkungan Perusahaan di Sultra Lewat Forum Dialog

- Publisher

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com, Kendari – Celebes Conservation Center (Triple C) akan menggelar diskusi publik terkait dugaan kejahatan lingkungan di Sulawesi Tenggara.

Kegiatan bertajuk “Api Dari Tenggara Untuk Bumi Nusantara” dijadwalkan berlangsung di Kendari, 1 Juni 2026 mendatang.

Triple C menyebut forum tersebut akan membahas dugaan pelanggaran lingkungan oleh sejumlah perusahaan di Sultra.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu yang dibahas meliputi pembangunan perumahan subsidi, aktivitas tambang, pengelolaan limbah, hingga konflik lahan masyarakat.

Baca Juga :  HMKS Soroti Pemerintahan Konsel, Desak DPRD Gunakan Hak Angket

Ketua Umum Triple C, Fingki, mengatakan forum itu berdasarkan hasil riset dan investigasi lapangan organisasinya.

“Kami akan membuka dugaan pelanggaran lingkungan secara terbuka kepada publik,” ujar Fingki, Selasa (26/5/2026).

Triple C juga menyoroti dugaan perampasan ruang hidup petani yang dinilai semakin mengkhawatirkan di Sultra.

Dalam kegiatan tersebut, panitia akan memutar film dokumenter berjudul Pesta Babi mengenai konflik lingkungan dan sosial.

Baca Juga :  Bakal Kembali Catat Sejarah, Mahacala UHO Ditunjuk sebagai Tuan Rumah TWKM ke 35

Menurut Fingki, pemutaran film bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap persoalan lingkungan di daerah.

Forum itu juga menghadirkan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen dan peneliti Imparsial Ryadh Putuhena.

Selain itu, Koordinator Jaringan Aktivis Sulawesi, Akbar Busthami, dijadwalkan menjadi pembicara dalam diskusi publik tersebut.

Triple C memastikan akan memaparkan data dugaan pelanggaran sejumlah perusahaan selama kegiatan berlangsung.*

Berita Terkait

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu
HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills
Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi
Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI
Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah
PERMAHI Kendari Cari Calon Kader Baru, Pendaftaran MAPERCA VIII Resmi Dibuka
JANGKAR Desak DPRD Sultra Buka RDP Dugaan Pengawasan Kawasan PT IPIP
Dugaan Sengketa Tanah, HMKS Desak Pemeriksaan Kepala Desa Buke
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:14 WITA

HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:50 WITA

Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:22 WITA

Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WITA

Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:05 WITA

JANGKAR Desak DPRD Sultra Buka RDP Dugaan Pengawasan Kawasan PT IPIP

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:25 WITA

Dugaan Sengketa Tanah, HMKS Desak Pemeriksaan Kepala Desa Buke

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:07 WITA

HIPPMAKO Konut Usung Kepemimpinan Perempuan, Fokus Pemuda Berintegritas

Berita Terbaru