DPD PTI Sultra Beberkan Mafia BBM Solar Subsidi, Minta Kajati Sultra Tindaki

- Publisher

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menantang Kajati Sultra yang baru untuk menindak mafia BBM Subsidi jenis Solar.

Pasalnya menurut Ketua DPD PTI Sultra, Muhammad Miradz bahwa perbuatan mafia BBM tersebut telah merugikan Petani dan Negara.

“Presiden Prabowo dengan program swasembada pangannya mendukung petani untuk meningkatkan produktivitas hasil panen, namun disisi lain petani khususnya di Sultra yang mesti mendapatkan BBM subsidi jenis solar untuk alat pertaniannya mesti kesusahan mendapatkannya,” jelasnya.

Pihaknya juga telah menerima aduan dari Petani di Sultra.

“Data dan informasi dari petani telah kita kumpulkan,” tambahnya.

Lanjutnya terkait hal tesebut pihaknya meminta Kajati Sultra untuk menindak mafia BBM yang telah merugikan negara dan petani.

“Kami juga mendapatkan informasi bahwa BBM Subsidi jenis solar ini di sulap jadi industri dengan menggunakan dokumen terbang,” ungkapnya.

“Untuk itu kita minta Kajati Sultra yang baru untuk menindak mafia BBM,” tegasnya.

Pihaknya juga membeberkan bahwa permainan para mafia BBM subsidi jenis solar ini Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM).

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat dan DPC Gerindra Kolaka Suarakan Kemenangan ASR-Hugua di Pilgub Sultra

“Meskipun sudah ada aturan yang mengatur bagaimana mekanisme penyaluran BBM subsidi jenis solar terhadap petani, ada-ada saja cara para mafia bermain,” katanya.

“Aturannya petani dilayani, mesti mendapatkan rekomendasi Balai Penyuluhan Pertanian, kemudian Petani
didaftarkan di aplikasi My Pertamina untuk mendapatkan Barcode, namun kita menemukan banyak data petani siluman,” bebernya.

“Kami juga menduga ada oknum di Pertamina dan SPBU yang bermain sehingga aktivitas mafia BBM subsidi jenis solar langgeng,” pungkasnya.*

Berita Terkait

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu
HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills
Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi
Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI
Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah
PERMAHI Kendari Cari Calon Kader Baru, Pendaftaran MAPERCA VIII Resmi Dibuka
JANGKAR Desak DPRD Sultra Buka RDP Dugaan Pengawasan Kawasan PT IPIP
Dugaan Sengketa Tanah, HMKS Desak Pemeriksaan Kepala Desa Buke
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:14 WITA

HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:50 WITA

Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:22 WITA

Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WITA

Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:05 WITA

JANGKAR Desak DPRD Sultra Buka RDP Dugaan Pengawasan Kawasan PT IPIP

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:25 WITA

Dugaan Sengketa Tanah, HMKS Desak Pemeriksaan Kepala Desa Buke

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:07 WITA

HIPPMAKO Konut Usung Kepemimpinan Perempuan, Fokus Pemuda Berintegritas

Berita Terbaru