Rahmawati Badala Sebut ASR-Hugua Nilai Tepat untuk Pimpin Sultra

- Publisher

Minggu, 17 November 2024 - 06:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUNA – Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rahmawati Badala, mengungkapkan Pilkada serentak 27 November 2024 adalah ajang memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Bukan ajang pemilihan kepala suku.

Hal itu diungkapkannya saat tampil menjadi juru kampanye (jurkam) pada kampanye terbatas Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka-Hugua. Di Desa Wakumoro Kecamatan Parigi Kabupaten Muna. Jumat 15 November 2024.

Menurut mantan anggota DPRD Sultra tersebut. Masyarakat Sultra sudah cerdas dan bisa membedakan antara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dengan pemilihan kepala suku. Sehingga sangatlah tepat mendukung dan memilih ASR-Hugua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ASR-Hugua adalah dua figur yang tepat memimpin Sultra. Keduanya sudah teruji saat menjadi pemimpin baik itu Pak ASR maupun Pak Hugua. Ingat, kita bukan memilih kepala suku tapi memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra,” ucap Rahmawati Badala.

Baca Juga :  Didepan Masyarakat Konkep, ASR-Hugua Sampaikan Komitmen Bakal Sejahterakan Petani dan Nelayan di Sultra

Dikatakannya, Paslon ASR-Hugua memiliki visi dan misi yang jelas serta program kerja yang sinkron dengan kebutuhan masyarakat Sultra. “Jadi program kerjanya itu bukan janji tapi memang kebutuhan masyarakat Sultra khususnya di Muna. Visi misi adalah program kerja yang harus dipertanggung jawabkan seorang pemimpin kepada rakyatnya,” katanya.

Rahmawati Badala, menegaskan masyarakat Muna dalam memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra. Jangan melihat kesukuannya, tapi lihatlah calon pemimpin yang bisa mensejahterakan rakyatnya. “ASR-Hugua ini juga sudah mewakili keterwakilan Sultra daratan dan kepulauan. Keduanya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Sultra,” tegas Rahmawati Badala.

Baca Juga :  Bukan Sangi-Sangi, IMALAK Tegaskan Isu Pencemaran Terjadi di Ulu Sawa

Diakhir orasi politiknya, Rahmawati Badala, menjelaskan jika beberapa periode sebelumnya. Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra berlatar belakang politisi. Sehingga sudah saatnya Sultra merasakan figur pemimpin non politisi.

“Sudah-sudahlah kita dipimpin seorang politisi. Saat ini kita butuh pemimpin dari TNI yang bisa mengamankan Sultra. Karena jika daerah kita tidak aman maka semua harapan kita tidak akan tercapai. Begitu pula pak Hugua yang telah teruji saat menjadi Bupati Wakatobi dua periode hingga menjadi Anggota DPRD RI,” ujar Rahmawati Badala.*

Berita Terkait

Milad HMI-KOHATI UMK Jadi Momentum Evaluasi Kaderisasi dan Regenerasi
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari
Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI
KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen
KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu
HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills
Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi
Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:01 WITA

Milad HMI-KOHATI UMK Jadi Momentum Evaluasi Kaderisasi dan Regenerasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:35 WITA

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:03 WITA

Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:32 WITA

KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:50 WITA

Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:22 WITA

Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WITA

Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah

Berita Terbaru