PTI Sultra Desak APH Berantas Mafia Solar Subsidi di SPBU

- Publisher

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com, Kendari – DPD Pemuda Tani Indonesia (PTI) Sulawesi Tenggara menantang APH menindak mafia BBM subsidi jenis solar.

Ketua DPD PTI Sultra, Muhammad Miradz, menilai praktik penyalahgunaan solar subsidi merugikan petani dan negara.

Menurutnya, pemerintah sedang berupaya menjaga stabilitas distribusi dan harga BBM subsidi untuk masyarakat kecil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, praktik penyaluran solar di sejumlah SPBU diduga masih tidak sesuai prosedur dan aturan pemerintah.

Miradz mengatakan banyak petani kesulitan memperoleh solar untuk kebutuhan alat pertanian dan mesin panen.

Baca Juga :  Pengda JMSI Sultra Laporkan Akun TikTok @eRBe#Bersuara ke Polda Sultra

Keluhan petani terjadi saat pengolahan sawah hingga musim panen di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

“Petani justru dipersulit membeli BBM subsidi di SPBU untuk kebutuhan pertanian mereka,” ujar Miradz.

Di sisi lain, ia menyebut masih banyak oknum menjual solar menggunakan jeriken dengan harga lebih mahal.

Kondisi tersebut dinilai menghambat program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Miradz meminta aparat penegak hukum segera menertibkan dugaan mafia BBM subsidi di wilayah Sultra.

Ia juga mendesak pengawasan ketat terhadap distribusi solar subsidi agar tepat sasaran kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tiga Pulau Kecil di Sultra Terancam Gegara Aktivitas Tambang Nikel, DPD PTI Sultra Minta Presiden Cabut IUP

Menurutnya, praktik penyalahgunaan BBM subsidi berpotensi mengganggu produktivitas petani dan ketahanan pangan daerah.

Miradz menegaskan akan meneruskan persoalan tersebut kepada Kapolri jika penanganan di daerah tidak maksimal.

Ia mengaku memiliki akses komunikasi langsung dengan Kapolri melalui jaringan organisasi nasional yang diikutinya.

“Percuma pemerintah pusat capek tambal anggaran buat mensubsidi kalau di daerah di salah gunakan oleh oknum mafia di SPBU atau pertamina di daerah,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Bahtra Banong Tebar Kurban di Konawe, Daging Dibagikan ke Warga
Triple C Bakal Bongkar Dugaan Kejahatan Lingkungan Perusahaan di Sultra Lewat Forum Dialog
Dua Tahun Bertugas di Kendari, Ini Rekam Jejak IPDA Ariel
MAP HUKUM Sultra Tantang Polda Tetapkan Eks Sekwan Konut Jadi Tersangka
MAP HUKUM Sultra Desak Polda Usut Dugaan Kapolsek Bekingi Solar Subsidi
Hasil Evaluasi Organisasi, JMSI Kendari Dibekukan Pengurus Daerah
Live DJ Rich Club Kendari Disorot, Hima-PPHI Pertanyakan Legalitas Izin Usaha
BEM UHO Desak Disnaker Usut Dugaan Pelanggaran di PT Hillconjaya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:06 WITA

Bahtra Banong Tebar Kurban di Konawe, Daging Dibagikan ke Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:07 WITA

Triple C Bakal Bongkar Dugaan Kejahatan Lingkungan Perusahaan di Sultra Lewat Forum Dialog

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:20 WITA

Dua Tahun Bertugas di Kendari, Ini Rekam Jejak IPDA Ariel

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:45 WITA

MAP HUKUM Sultra Tantang Polda Tetapkan Eks Sekwan Konut Jadi Tersangka

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:29 WITA

MAP HUKUM Sultra Desak Polda Usut Dugaan Kapolsek Bekingi Solar Subsidi

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:16 WITA

Live DJ Rich Club Kendari Disorot, Hima-PPHI Pertanyakan Legalitas Izin Usaha

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:02 WITA

PTI Sultra Desak APH Berantas Mafia Solar Subsidi di SPBU

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:14 WITA

BEM UHO Desak Disnaker Usut Dugaan Pelanggaran di PT Hillconjaya

Berita Terbaru

Daerah

Dua Tahun Bertugas di Kendari, Ini Rekam Jejak IPDA Ariel

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:20 WITA