Sengketa Lahan Foresta Memanas, Keluarga Haji Mujarab Temui BPN Kendari

- Publisher

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Sengketa lahan antara Haji Mujarab dan pihak Hotel Foresta memasuki babak baru.

Keluarga Haji Mujarab mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kendari, Senin (13/7/2026).

Mereka datang untuk mempertanyakan perkembangan sengketa lahan yang disebut melibatkan pihak Hotel Foresta dan pemiliknya, Murtiati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munandar bersama keluarganya kemudian bertemu pihak BPN Kendari. Dia meminta kejelasan mengenai letak tanah milik keluarganya.

“Saya meminta BPN menunjukkan di mana letak tanah milik saya,” kata Munandar.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat dan DPC Gerindra Kolaka Suarakan Kemenangan ASR-Hugua di Pilgub Sultra

Dalam pertemuan itu, Anhar dari BPN Kendari menyampaikan adanya tanah milik Haji Mujarab di dalam objek yang disengketakan.

Menurut dia, lokasi tanah tersebut terlihat pada gambar bidang yang ditandai dengan lingkaran berwarna kuning.

Namun, BPN Kendari belum dapat memberikan keterangan tertulis mengenai lokasi bidang tanah tersebut.

Anhar mengatakan, pihaknya belum menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) oleh penyidik Polsek Baruga sesuai prosedur.

“Kami belum bisa menyampaikan secara tertulis terkait lokasi tanah milik Haji Mujarab,” ujar Anhar.

Baca Juga :  Gelar Rakor, Kadin Sultra Siapkan Musprov

“Kami belum menjalani BAP dari penyidik Polsek Baruga sesuai SOP,” sambungnya.

Meski demikian, Anhar menegaskan bahwa terdapat tanah milik Haji Mujarab di dalam objek sengketa tersebut.

“Kami menyampaikan bahwa di tanah sengketa memang ada tanah milik Haji Mujarab,” katanya.

Sementara itu, pihak keluarga Haji Mujarab masih menunggu kejelasan lebih lanjut terkait penanganan sengketa tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Hotel Foresta maupun Murtiati belum memberikan keterangan mengenai pernyataan tersebut.*

Berita Terkait

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari
Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI
KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen
KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu
HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills
Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi
Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI
Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:35 WITA

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fokus Coffee Morning Kadin Sultra di Kendari

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:03 WITA

Panas! BSI Kendari Dihujani Desakan Tarik Diri dari Proyek Alexandria Hills Tak Mau Terseret Sengketa Tanah! BSI

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:32 WITA

KARST Soroti Dugaan Pengeroyokan, Desak THM Exodus Ditutup Permanen

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:14 WITA

HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:22 WITA

Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WITA

Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:37 WITA

PERMAHI Kendari Cari Calon Kader Baru, Pendaftaran MAPERCA VIII Resmi Dibuka

Berita Terbaru