STMIK Bina Bangsa Kendari Wisuda 279 Mahasiswa

- Publisher

Senin, 2 Desember 2024 - 20:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI – Sebanyak 279 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Bangsa Kendari secara resmi diwisuda dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Kendari, Senin (2/12/2024). Wisuda kali ini menjadi momentum penting, menandai lahirnya generasi baru yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa, khususnya di bidang teknologi informasi dan manajemen.

Acara wisuda dihadiri oleh Ketua Yayasan STMIK Bina Bangsa Kendari, Muliati Saiman, jajaran pimpinan kampus, orang tua mahasiswa, serta tamu undangan dari berbagai lembaga pemerintah dan swasta. Dalam sambutannya, Muliati Saiman menegaskan pentingnya peran lulusan STMIK dalam menjawab tantangan era digitalisasi yang semakin kompleks.

“Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang fokus pada teknologi dan manajemen informatika, STMIK Bina Bangsa berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga memiliki keterampilan adaptif dan inovatif untuk menghadapi era digital,” ungkap Muliati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Muliati, lulusan tahun ini telah dibekali dengan kompetensi sesuai kebutuhan industri, baik dalam penguasaan teknologi informasi maupun penerapannya dalam manajemen bisnis.

“Kami percaya bahwa ilmu dan keterampilan yang mereka dapatkan selama belajar di STMIK Bina Bangsa akan menjadi modal berharga untuk bersaing di dunia kerja, bahkan menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Baca Juga :  STIMIK Bina Bangsa Kendari: Tuduhan Pungli di Proses Magang Tidak Berdasar

Muliati juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen, staf, dan orang tua mahasiswa yang telah berperan besar dalam mendukung keberhasilan para wisudawan. Ia berharap para lulusan dapat menjaga integritas, profesionalisme, dan terus mengembangkan kemampuan mereka di masa depan.

“Wisuda ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjuangan baru. Jadilah pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat dan mampu membawa perubahan positif di lingkungan kalian,” pesan Muliati kepada para wisudawan.

Sebagai institusi pendidikan yang terus berkembang, STMIK Bina Bangsa Kendari juga menghadapi tantangan dalam menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Untuk itu, kampus ini berupaya meningkatkan kurikulum yang berbasis teknologi mutakhir dan kolaborasi dengan dunia industri.

“STMIK Bina Bangsa tidak hanya menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan konvensional tetapi juga untuk profesi-profesi baru yang muncul akibat revolusi digital,” tambah Muliati.

Sebagai bagian dari visi besar tersebut, kampus ini juga memperluas program pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi. Tujuannya adalah mencetak lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan tetapi juga mampu menjadi pengusaha muda yang inovatif.

Baca Juga :  MAP HUKUM Sultra Tantang Polda Tetapkan Eks Sekwan Konut Jadi Tersangka

Ditempat yang sama saat membawakan sambutannya, Kepala LLDIKTI wilayah IX, Andi Lukman mengatakan bahwa wisuda ini bukanlah akhir dari proses mahasiswa melainkan tahap awal untuk memulai fase yang baru dan tentunya untuk tidak berhenti belajar.

“Kita tidak boleh berhenti belajar dan terus meningkatkan keterampilan,” ujarnya.

Andi lukman juga menyampaikan rasa terimakasih nya kepada orang tua mahasiswa karena telah bekerja keras agar anaknya bisa menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

“Saya kira banyak sekali energi, banyak sekali materi, uang, beras, dalam upaya anak-anak kita menempuh pendidikan di kampus ini,” tambahnya.

Di waktu yang sama, Andi lukman mengajak kepada seluruh pengelola dan penyelenggara untuk mengevaluasi dalam upaya mengembangkan Perguruan tinggi STIMIK bina bangsa kendari melalui dorongan kepada dosen yang masih Progam magister (S2) untuk melanjutkan pendidikan ke Program Doktor (S3).

“Apakah dosen-dosen kita masih ada yang (S2)? Kalau masih ada kita dorong supaya menempuh pendidikan (S3),” tutupnya.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan Nanga-Nanga Kendari Terkendali, Personel Gabungan Lanjut Siaga
Jetty II PT GMS Disorot, DLH Konsel Sebut Izin Lingkungan Tak Ada
Pencemaran Sungai Laonti, DLH Konsel Minta PT GMS Hentikan Aktivitas
Bakornas LKBHMI PB HMI Serukan Perlawanan terhadap Praktik Mafia
PT GMS Laporkan Simpul Indonesia, DPR RI Minta Penegakan Hukum Berpedoman UU Pers
E-Pas Kecil Jadi Langkah KUPP Molawe Tertibkan Administrasi Kapal
Aktivitas PT GMS Disorot, DLH Sultra Dalami Dokumen Perizinan
Pembukaan Lahan Aurora Bay Disorot, DLHK Belum Beri Penjelasan
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 18:31 WITA

Lokasi Izin dan Jetty Diduga Berbeda, Triple C Minta PT GMS Beri Penjelasan

Minggu, 6 September 2026 - 19:55 WITA

Kebakaran Lahan Nanga-Nanga Kendari Terkendali, Personel Gabungan Lanjut Siaga

Sabtu, 5 September 2026 - 19:05 WITA

Jetty II PT GMS Disorot, DLH Konsel Sebut Izin Lingkungan Tak Ada

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WITA

Pencemaran Sungai Laonti, DLH Konsel Minta PT GMS Hentikan Aktivitas

Sabtu, 5 September 2026 - 18:30 WITA

Bakornas LKBHMI PB HMI Serukan Perlawanan terhadap Praktik Mafia

Jumat, 4 September 2026 - 01:23 WITA

E-Pas Kecil Jadi Langkah KUPP Molawe Tertibkan Administrasi Kapal

Rabu, 2 September 2026 - 18:42 WITA

Aktivitas PT GMS Disorot, DLH Sultra Dalami Dokumen Perizinan

Rabu, 2 September 2026 - 17:58 WITA

Pembukaan Lahan Aurora Bay Disorot, DLHK Belum Beri Penjelasan

Berita Terbaru