Kasus Kematian Randi-Yusuf, Pelaku Yusuf Kardawi Belum Terungkap

- Publisher

Selasa, 1 September 2026 - 22:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com — Tujuh tahun berlalu, kasus kematian mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), Randi dan Yusuf Kardawi, kembali disorot.

Konsorsium Aktivis Revolusioner Sulawesi Tenggara (KARST) mendesak Polda Sultra mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Koordinator KARST Ikhram mengatakan, penanganan kasus kematian Yusuf Kardawi belum memberikan kepastian hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuh tahun kasus penembakan terjadi, kematian kedua mahasiswa belum juga terungkap,” kata Ikhram, Selasa (1/9/2026).

Dia mendesak Polda Sultra kembali mengusut kasus tersebut hingga pelaku kematian Yusuf Kardawi terungkap.

Randi dan Yusuf merupakan mahasiswa UHO yang menjadi korban dalam demonstrasi di depan DPRD Sultra.

Baca Juga :  Capt Sorindra Nahkodai KUPP Bungku Usai Dilantik Menhub

Aksi tersebut berlangsung pada 26 September 2019 dan menolak RKUHP serta kebijakan terkait KPK.

Dalam peristiwa itu, Randi meninggal setelah terkena tembakan.

Sementara Yusuf Kardawi ditemukan dalam kondisi luka berat pada bagian kepala dan mengalami pendarahan.

Pelaku penembakan Randi sebelumnya telah diidentifikasi sebagai Brigadir Abdul Malik dan diproses secara hukum.

Namun, pihak yang bertanggung jawab atas kematian Yusuf Kardawi hingga kini belum terungkap.

Polda Sultra sebelumnya menyatakan belum menemukan bukti kuat terkait penyebab kematian Yusuf.

Baca Juga :  MAP HUKUM Sultra Tantang Polda Tetapkan Eks Sekwan Konut Jadi Tersangka

Penyidik telah melakukan penyelidikan sebanyak lima kali dengan dukungan Mabes Polri.

Sebanyak 19 saksi juga telah diperiksa dalam rangka mengungkap perkara tersebut.

Ikhram menilai proses penyelidikan yang berlangsung selama bertahun-tahun harus segera menghasilkan kepastian hukum.

“Kami desak Polda Sultra tangkap pelaku pembunuh Yusuf Kardawi,” tegasnya.

KARST menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut dan mendorong pengungkapan fakta secara transparan.

Kasus Randi-Yusuf hingga kini juga masih dikenang dan diperingati berbagai kelompok mahasiswa di Sulawesi Tenggara.*

Berita Terkait

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi
Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra
Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit
Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI dan Kades Kolombi, Istri Soroti Nafkah Anak dan Proses Cerai
Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa
Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:16 WITA

Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WITA

Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:12 WITA

Transparansi Penindakan Gakkum ESDM di Sultra Dipertanyakan Triple C

Berita Terbaru