Sopir Kontainer Demo di DPRD Sultra Soal Jalan Rusak di Pelabuhan Bungkutoko

- Publisher

Rabu, 2 Juli 2025 - 11:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16777216

i

Oplus_16777216

KENDARI – Puluhan sopir kontainer yang tergabung dalam Ikatan Driver Container Kendari menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (2/7/2025). Mereka menuntut perbaikan jalan rusak parah di jalur vital Pelabuhan Bungkutoko–Pelindo, Kota Kendari.

Dalam aksinya, para sopir memprotes kondisi jalan yang sudah tidak layak dilalui. Koordinator aksi, Alisman Iskandar, menyebut bahwa rusaknya jalan tersebut bukan hanya merugikan pengguna jalan, tapi juga membahayakan nyawa.

“Jalan dari Bungkutoko ke Pelindo itu rusak parah sekali. Saya bilang jujur, jangankan manusia, binatang pun tidak mau lewat,” tegas Alisman di hadapan anggota dewan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ini bukan orang yang pintar merangkai kata, tapi kami tahu penderitaan di jalan itu. Tolong pemerintah dengar. Kami hanya minta satu, jalan itu diperbaiki,” tambahnya.

Menurut Alisman, para sopir kontainer setiap hari harus bertaruh nyawa melintasi jalan tersebut, yang dipenuhi lubang, bergelombang, dan licin saat hujan.

“Pada dasarnya kami minta kepada pemerintah agar jalan tersebut segera diperbaiki,” jelasnya.

Baca Juga :  Unjuk Rasa di DPRD Sultra, Ratusan Sopir Truk Minta Solusi

Sementara itu, sopir lain Yusran mengatakanbkerusakan jalan Bungkutoko–Pelindo juga berdampak pada kelancaran arus logistik. Para sopir kontainer mengaku kerap mengalami kerusakan kendaraan dan keterlambatan distribusi akibat kondisi jalan yang tidak layak.

“Kendaraan kami sering rusak. Ongkos perbaikan tinggi. Belum lagi kalau barang telat sampai ke tujuan, kami yang dimarahi,” ungkapnya.

Menanggapi aksi demonstrasi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Sultra, Saleha Sanusi, menyatakan keprihatinannya. Ia menyebut kondisi jalan Bungkutoko–Pelindo sebagai sangat memalukan dan menilai hal itu merupakan tamparan keras bagi pemerintah daerah.

“Ini sangat miris dan sungguh memalukan. Jalan itu berada di ibu kota provinsi Harusnya jadi wajah Sultra. Tapi kenyataannya malah rusak parah,” jelasnya.

“Ini tamparan keras bagi Pemprov maupun Pemkot. Bagaimana mungkin jalan utama menuju pelabuhan dibiarkan rusak selama bertahun-tahun,” tambahnya.

Saleha menambahkan bahwa persoalan jalan Bungkutoko–Pelindo sebenarnya sudah lama dibahas, bahkan sejak tahun 2019, namun hingga kini belum juga ada penyelesaian nyata.

Baca Juga :  La Ode Barhim Serap Aspirasi Nelayan di Pesisir Muna dan Mubar

“Masalah ini bukan baru. Sejak 2019 kami sudah angkat, tapi belum ada progres signifikan. Ini harus jadi skala prioritas,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, politikus PDI Perjuangan itu memastikan akan segera menindaklanjuti aspirasi para sopir dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Saleha Sanusi mengatakan, pihaknya akan memanggil semua instansi terkait baik di tingkat provinsi maupun kota, termasuk Dinas Cipta Karya dan Bina Marga.

“Kami akan segera gelar RDP. Semua pihak yang berkaitan dengan jalan ini akan kami undang. Harus ada solusi konkret. Tidak bisa dibiarkan seperti ini terus,” paparnya.

Menurutnya, dengan posisi Kendari sebagai ibu kota provinsi dan jalan Bungkutoko–Pelindo sebagai akses utama pelabuhan, maka kondisinya mencerminkan wibawa pemerintah daerah.

“Kalau jalan utama ke pelabuhan saja rusak parah dan dibiarkan, bagaimana kita bicara pembangunan dan investasi. Ini masalah serius. Harus ada langkah cepat,” pungkasnya.*

Berita Terkait

BI: Perekonomian Indonesia dan Sultra Terus Naik
AKAR Sultra Minta Wali Kota Kendari Evaluasi Lurah Korumba
KLH Rekomendasikan Sanksi dan Denda, LINK Sultra Desak Cabut Izin PT TBS
BKD Sultra Disoroti Soal Dugaan Maladministrasi Pelantikan Pejabat
Begini Hasil RDP di DPRD Kota Kendari Soal Sengketa Lahan Tapak Kuda
Ini Nama-nama Pengurus PD JMSI Sultra Periode 2025-2030
Dua Wamen Direncanakan Hadiri Pelantikan, Rakerda dan JMSI Talk di Sultra
Gubernur Sultra Diminta Ralat SK Pelantikan PAW Anggota DPRD Koltim yang Masih Berproses Hukum
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 21:20 WITA

BI: Perekonomian Indonesia dan Sultra Terus Naik

Sabtu, 29 November 2025 - 00:00 WITA

AKAR Sultra Minta Wali Kota Kendari Evaluasi Lurah Korumba

Rabu, 5 November 2025 - 17:59 WITA

KLH Rekomendasikan Sanksi dan Denda, LINK Sultra Desak Cabut Izin PT TBS

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:17 WITA

BKD Sultra Disoroti Soal Dugaan Maladministrasi Pelantikan Pejabat

Jumat, 10 Oktober 2025 - 16:36 WITA

Begini Hasil RDP di DPRD Kota Kendari Soal Sengketa Lahan Tapak Kuda

Senin, 6 Oktober 2025 - 18:04 WITA

Dua Wamen Direncanakan Hadiri Pelantikan, Rakerda dan JMSI Talk di Sultra

Kamis, 25 September 2025 - 18:48 WITA

Gubernur Sultra Diminta Ralat SK Pelantikan PAW Anggota DPRD Koltim yang Masih Berproses Hukum

Sabtu, 13 September 2025 - 18:59 WITA

Buronan Polda Sultra Digugat Perdata Rp15,9 Miliar, Kuasa Hukumnya Diduga Masih Berhubungan dengan Tersangka Celah Hukum atau Obstruction of Justice?

Berita Terbaru

Daerah

BI: Perekonomian Indonesia dan Sultra Terus Naik

Sabtu, 29 Nov 2025 - 21:20 WITA

Daerah

AKAR Sultra Minta Wali Kota Kendari Evaluasi Lurah Korumba

Sabtu, 29 Nov 2025 - 00:00 WITA