Masyarakat Lingkar Tambang Apresiasi PT MCM dan PT TAS, Aktivitas Perusahaan Tumbuhkan Perekonomian

- Publisher

Minggu, 23 Februari 2025 - 22:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI – Sejak kembali beraktivitasnya PT Modern Cahaya Makmur di Puriala Konawe dan PT Tiara Abadi Sentosa (TAS) Nambo Kendari perekonomian masyarakat mulai tumbuh dan berdampak terhadap pelaku UMKM.

Aktivitas kedua perusahaan tersebut juga mendapatkan apresiasi dari para Pelaku UMKM.

Salah satunya Nunung yang sehari-harinya berjualan Nasi Bungkus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak PT MCM kembali beroperasi di Puriala, dagangan saya habis terus, dan omset saya meningkat,” katanya.

Baca Juga :  F-PRB Sultra Bantu Korban Banjir Konut

Selain itu Nadya yang juga berjualan di Puriala menambahkan bahwa omsetnya meningkat sejak PT MCM kembali beraktivitas.

“Omset meningkat, biasa orang perusahaan dan sopir-sopir truk beli rokok dan air minum di warung saya,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan salah satu pedagang di PJR Pondidaha Konawe, yang dimana sopir truk yang memuat ore nikel dari PT MCM hauling ke Jetty PT TAS biasa beristirahat dan membeli dagangan para pedagang.

Baca Juga :  Bolonemase Sultra Bakal Kawal Program Prabowo Gibran Sampai ke Masyarakat

Tuti menjelaskan bahwa biasa para sopir singgah beristirahat dan membeli dagangannya.

“Biasa mereka singgah makan jagung dan buat kopi sambil istirahat,” katanya.

Sementara itu Sumardin yang berjualan dekat dengan Jetty PT TAS juga mengatakan pihaknya mendapatkan keuntungan sejak aktivitas perusahaan.

“Sejak kembali aktivitas perusahaan, dagangan saya laris manis,” katanya.*

Berita Terkait

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu
HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills
Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi
Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI
Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah
PERMAHI Kendari Cari Calon Kader Baru, Pendaftaran MAPERCA VIII Resmi Dibuka
JANGKAR Desak DPRD Sultra Buka RDP Dugaan Pengawasan Kawasan PT IPIP
Dugaan Sengketa Tanah, HMKS Desak Pemeriksaan Kepala Desa Buke
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:47 WITA

KARST Desak Evaluasi PT SCM, Gelar Donasi Simbolik Rp140 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:14 WITA

HIPPMAKOT Desak Pemkot Tertibkan Dugaan Proyek Ilegal Alexandria Hills

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:50 WITA

Kasus PETI Bombana, AMAN Sultra Minta Propam Usut Dugaan Upeti Oknum Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:22 WITA

Dugaan Mafia Tanah Puuwatu Bergulir, MAP Hukum Sultra Pertanyakan Peran BSI

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:51 WITA

Dugaan Penyerobotan Lahan Puuwatu, Kuasa Hukum Sebut Ada Aktor Bank Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:05 WITA

JANGKAR Desak DPRD Sultra Buka RDP Dugaan Pengawasan Kawasan PT IPIP

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:25 WITA

Dugaan Sengketa Tanah, HMKS Desak Pemeriksaan Kepala Desa Buke

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:07 WITA

HIPPMAKO Konut Usung Kepemimpinan Perempuan, Fokus Pemuda Berintegritas

Berita Terbaru