Terkiniindonesia.com, Kendari – Alumni Pemerhati Unsultra (AHU) menyoroti sejumlah dugaan persoalan internal di Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) yang disebut muncul di bawah kepemimpinan Rektor JS.
Adi Maliano menyebut pihaknya menemukan berbagai indikasi masalah, di antaranya dugaan penahanan honor dosen, pungutan terhadap staf, hingga kebijakan kepegawaian yang dinilai tidak sesuai statuta.
“Kami punya datanya. Kami akan laporkan ke Dikti,” tegas Adi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyoroti polemik pembayaran honor dosen yang disebut sempat bermasalah. Menurutnya, kondisi ini membuat citra kampus menurun.
Namun Rektor Unsultra, Dr. Eng. Jamhir Safani, membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan telah memerintahkan seluruh jajaran agar tidak menahan honor dosen.
“Saya sudah memberikan perintah ke bawah tidak ada penahanan honor dosen karena itu adalah hak mereka,” ujarnya.
Jamhir juga menegaskan tidak ada perlakuan berbeda terhadap dosen di tengah konflik yayasan.











