Tanggul Pembatas BTN Madinah Sering Jebol, Warga Perumahan King Adam Keluhkan

- Publisher

Minggu, 6 April 2025 - 12:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI – Salah seorang warga perumahan King Adam, Jamil mengeluhkan tanggul BTN Madinah di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Minggu 6 April 2025.

Jamil dan warga perumahan King Adam resah dan takut, pasalnya posisi perumahan King Adam berada dibawah BTN Madinah.

Dan posisi tanggul yang dibangun BTN Madinah beberapa kali jebol walau sudah dilakukan beberapa kali perbaikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini barang mereka suka talupji setiap jebol, tapi itu barang jebol terus harusnya ada strategi lain karena membahayakan rumah lain soalnya,” jelasnya.

Baca Juga :  KLH Rekomendasikan Sanksi dan Denda, LINK Sultra Desak Cabut Izin PT TBS

“Bahkan kemarin sedikit lagi mengenai rumah warga,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa hal ini sudah sangat meresahkan, pasalnya setiap hujan datang warga mesti waspada dengan kondisi tersebut.

“Kalau pagi sampai sore, kita bisa siaga dan waspada, kalau malam saat kita tertidur semua, kita tidak tahu seperti apa jadinya,” ungkapnya.

“Warga di kompleks sini sudah mengeluhkan hal ini sejak lama,” tambahnya.

Pihaknya juga berharap BTN Madinah mengambil langkah solutif yang berkepanjangan.

“Memang setiap tanggul jebol, diperbaiki, tapi ini sudah berulang, ini menimbulkan tanya, apakah tanah di BTN Madinah belum padat, sehingga saat hujan datang, air mengisi ruang-ruang dalam tanah yang masih kosong, sehingga taluknya jebol terus,” bebernya.

Baca Juga :  Gegara Dugaan Pengancaman dan Penganiayaan, Wanita Paruh Baya di Kolaka Ditersangkakan

Lanjutnya bahwa akibat Taluk yang jebol, lumpur memasuki rumah di perumahan King Adam.

“Setiap hujan dan jebol taluknya BTN Madinah, lumpur-lumpur masuk ke rumah kami,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu Penanggung Jawab PT Swarna Dwipa yang membangun BTN Madinah, Dewo yang dikirimkan keluhan warga via pesan WhatsApp sejak Selasa 1 April 2025 belum memberikan tanggapan.

Berita Terkait

E-Pas Kecil Jadi Langkah KUPP Molawe Tertibkan Administrasi Kapal
Aktivitas PT GMS Disorot, DLH Sultra Dalami Dokumen Perizinan
Pembukaan Lahan Aurora Bay Disorot, DLHK Belum Beri Penjelasan
UPP Kelas I Molawe Perkuat Keselamatan Pelayaran Lewat Evaluasi Kinerja
UPP Molawe Ingatkan Pegawai Gencarkan Edukasi Keselamatan Pelayaran
KARST Tagih Realisasi Monumen Randi-Yusuf yang Disepakati DPRD Sultra
Kasus Kematian Randi-Yusuf, Pelaku Yusuf Kardawi Belum Terungkap
Tambang Ilegal Wawatu, GEMPUR Sultra Minta Suparjo Segera Ditahan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 01:23 WITA

E-Pas Kecil Jadi Langkah KUPP Molawe Tertibkan Administrasi Kapal

Rabu, 2 September 2026 - 18:42 WITA

Aktivitas PT GMS Disorot, DLH Sultra Dalami Dokumen Perizinan

Rabu, 2 September 2026 - 17:58 WITA

Pembukaan Lahan Aurora Bay Disorot, DLHK Belum Beri Penjelasan

Rabu, 2 September 2026 - 00:06 WITA

UPP Kelas I Molawe Perkuat Keselamatan Pelayaran Lewat Evaluasi Kinerja

Selasa, 1 September 2026 - 23:59 WITA

UPP Molawe Ingatkan Pegawai Gencarkan Edukasi Keselamatan Pelayaran

Selasa, 1 September 2026 - 22:51 WITA

Kasus Kematian Randi-Yusuf, Pelaku Yusuf Kardawi Belum Terungkap

Selasa, 1 September 2026 - 20:01 WITA

Tambang Ilegal Wawatu, GEMPUR Sultra Minta Suparjo Segera Ditahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:30 WITA

Dugaan Aliran Rp1 Miliar Terungkap di Sidang, KARST Desak Rusman Emba Diperiksa

Berita Terbaru