Gempur Sultra Desak Pemkot Cek Aktivitas Pembangunan Alexandria Hills

- Publisher

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com — Aktivitas pembangunan dan clearing lahan di kawasan Puuwatu, Kota Kendari, kembali disorot.

Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur) Sultra menduga aktivitas tersebut masih berlangsung meski plang penghentian telah dipasang pemerintah.

Lokasi tersebut berkaitan dengan pembangunan Perumahan Alexandria Hills yang disebut masih menghadapi persoalan legalitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Gempur Sultra Sawal Petrus meminta Pemkot Kendari memastikan kondisi terkini di lokasi.

Dia menilai pemerintah perlu turun langsung untuk memastikan tidak ada aktivitas setelah pemberlakuan penghentian.

“Kalau benar masih dalam sengketa dan sudah dipasang plang penghentian, aktivitas tidak boleh dibiarkan,” tegas Sawal.

Baca Juga :  Masyarakat Apresiasi Kepedulian PT. Sumber Bumi Putra Terhadap Masyarakat Lingkar Tambang

Menurut dia, persoalan tersebut bukan sekadar pembangunan perumahan.

Legalitas aktivitas di atas lahan yang disebut bermasalah juga perlu menjadi perhatian pemerintah.

Gempur Sultra meminta Pemkot Kendari memeriksa dokumen perizinan, tata ruang, dan dasar penguasaan tanah.

Pemeriksaan diperlukan sebelum aktivitas pembangunan kembali mendapat ruang untuk dilanjutkan.

Gempur Sultra juga meminta klarifikasi pihak yang disebut berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Nama yang disebut antara lain PT Tadisangka, Fajar S. Tanawali, dan pihak Perumahan Alexandria Hills.

Sawal menegaskan, penyebutan nama tersebut merupakan bagian dari permintaan klarifikasi.

Baca Juga :  Andi Sumangerukka Kampanye di Pomalaa Serukan Persatuan dan Kesejahteraan Jadi Fokus Utama untuk Masyarakat Sultra

Dugaan pelanggaran, kata dia, tetap harus dibuktikan melalui pemeriksaan instansi berwenang.

“Jangan sampai plang penghentian hanya menjadi simbol, sementara aktivitas tetap berjalan,” ujarnya.

Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah diminta mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Gempur Sultra menilai konsistensi pengawasan penting untuk memastikan keputusan penghentian benar-benar berjalan.

Sebab, aktivitas yang tetap berlangsung setelah penghentian dapat memunculkan pertanyaan publik.

Karena itu, Pemkot Kendari diminta memastikan status tanah, legalitas pembangunan, dan seluruh perizinan Alexandria Hills.

Gempur Sultra berharap pemerintah segera memberikan kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.*

Berita Terkait

E-Pas Kecil Jadi Langkah KUPP Molawe Tertibkan Administrasi Kapal
Aktivitas PT GMS Disorot, DLH Sultra Dalami Dokumen Perizinan
Pembukaan Lahan Aurora Bay Disorot, DLHK Belum Beri Penjelasan
UPP Kelas I Molawe Perkuat Keselamatan Pelayaran Lewat Evaluasi Kinerja
UPP Molawe Ingatkan Pegawai Gencarkan Edukasi Keselamatan Pelayaran
KARST Tagih Realisasi Monumen Randi-Yusuf yang Disepakati DPRD Sultra
Kasus Kematian Randi-Yusuf, Pelaku Yusuf Kardawi Belum Terungkap
Tambang Ilegal Wawatu, GEMPUR Sultra Minta Suparjo Segera Ditahan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 01:23 WITA

E-Pas Kecil Jadi Langkah KUPP Molawe Tertibkan Administrasi Kapal

Rabu, 2 September 2026 - 18:42 WITA

Aktivitas PT GMS Disorot, DLH Sultra Dalami Dokumen Perizinan

Rabu, 2 September 2026 - 17:58 WITA

Pembukaan Lahan Aurora Bay Disorot, DLHK Belum Beri Penjelasan

Rabu, 2 September 2026 - 00:06 WITA

UPP Kelas I Molawe Perkuat Keselamatan Pelayaran Lewat Evaluasi Kinerja

Selasa, 1 September 2026 - 23:59 WITA

UPP Molawe Ingatkan Pegawai Gencarkan Edukasi Keselamatan Pelayaran

Selasa, 1 September 2026 - 22:51 WITA

Kasus Kematian Randi-Yusuf, Pelaku Yusuf Kardawi Belum Terungkap

Selasa, 1 September 2026 - 20:01 WITA

Tambang Ilegal Wawatu, GEMPUR Sultra Minta Suparjo Segera Ditahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:30 WITA

Dugaan Aliran Rp1 Miliar Terungkap di Sidang, KARST Desak Rusman Emba Diperiksa

Berita Terbaru