JGN Sultra Tagih Kepastian Hukum Kasus Dana Hibah Pilkada Bombana

- Publisher

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Penyidikan dugaan korupsi dana hibah Pilkada Bombana 2024 dipertanyakan Jaringan Garuda Nusantara (JGN) Sulawesi Tenggara.

JGN menilai perkembangan perkara yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Bombana tersebut berjalan lamban.

Koordinator JGN Sultra, Awal, mendesak Kejari Bombana segera memberikan kepastian hukum dalam perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Awal, kasus itu telah memasuki tahap penyidikan. Penyidik juga telah melakukan penggeledahan.

Sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut turut diamankan dalam proses penyidikan.

“Kami mempertanyakan sejauh mana perkembangan penyidikan ini. Kalau alat bukti cukup, segera tetapkan tersangka,” kata Awal.

Baca Juga :  Dewan: Sekda Sultra Lebih Baik Urus Jalan Provinsi yang Rusak

Ia menilai masyarakat memiliki hak mengetahui perkembangan penanganan perkara yang berkaitan dengan penggunaan dana negara.

Transparansi, kata dia, penting untuk mencegah munculnya spekulasi terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami meminta Kejari Bombana transparan. Jangan sampai lambannya penanganan melahirkan dugaan intervensi atau konflik kepentingan,” tegasnya.

Awal menyebut desakan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap Kabupaten Bombana sebagai daerah asalnya.

Dia menegaskan pengelolaan dana hibah yang bersumber dari keuangan negara harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Kami tidak meminta tersangka ditetapkan tanpa dasar. Jika bukti sudah cukup, segera ambil langkah hukum,” ujarnya.

Baca Juga :  Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI dan Kades Kolombi, Istri Soroti Nafkah Anak dan Proses Cerai

JGN Sultra juga meminta penyidik menelusuri seluruh pihak yang berkaitan dengan pengelolaan dana hibah berdasarkan alat bukti.

Jika terdapat kendala dalam penyidikan, JGN mendorong Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara melakukan supervisi.

Bahkan, JGN membuka opsi agar perkara tersebut diambil alih sesuai kewenangan yang berlaku.

“Kami akan terus mengawal perkara ini. Jika bukti sudah cukup, tetapkan tersangka,” tutup Awal.

JGN Sultra memastikan akan terus memantau perkembangan perkara hingga terdapat kepastian hukum.*

Berita Terkait

Insiden di Jalan Hauling PT PBI Konut, Mobil Terbakar dan Tabrakan Beruntun
Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi
Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra
Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit
Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI dan Kades Kolombi, Istri Soroti Nafkah Anak dan Proses Cerai
Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:46 WITA

Insiden di Jalan Hauling PT PBI Konut, Mobil Terbakar dan Tabrakan Beruntun

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:16 WITA

Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:18 WITA

Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI dan Kades Kolombi, Istri Soroti Nafkah Anak dan Proses Cerai

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WITA

Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran

Berita Terbaru