AMARA Sultra: Jangan Terbitkan RKAB Baru Sebelum Evaluasi PT Kasmar

- Publisher

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Asosiasi Mahasiswa Radikal Sulawesi Tenggara (AMARA Sultra) meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunda perpanjangan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Kasmar Tiara Raya.

Organisasi itu menilai penerbitan RKAB harus didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap kepatuhan perusahaan, bukan sekadar memenuhi target produksi.

Penanggung Jawab AMARA Sultra, Malik Botom, mengatakan RKAB merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus diberikan kepada perusahaan patuh hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“RKAB bukan hadiah bagi perusahaan tambang. Pemerintah harus mengedepankan evaluasi menyeluruh,” tegas Malik.

Baca Juga :  Dugaan Ketidakjelasan Izin Penimbunan Alfath Grande, IMALAK Desak Investigasi

Menurutnya, PT Kasmar Tiara Raya belakangan menjadi sorotan melalui berbagai pemberitaan terkait dugaan persoalan pertambangan di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara.

Isu yang mencuat meliputi dugaan pencemaran lingkungan, dampak terhadap lahan pertanian dan tambak, serta tuntutan masyarakat yang disebut belum terselesaikan.

AMARA Sultra juga menyoroti aksi warga yang meminta penghentian sementara aktivitas perusahaan akibat dugaan potensi longsor.

Malik menilai pemerintah perlu melakukan investigasi objektif terhadap seluruh informasi yang berkembang sebelum memutuskan perpanjangan RKAB.

Baca Juga :  Masyarakat Lingkar Tambang Apresiasi PT MCM dan PT TAS, Aktivitas Perusahaan Tumbuhkan Perekonomian

Ia menambahkan, evaluasi harus mencakup pengelolaan lingkungan, reklamasi, keselamatan operasional, serta penyelesaian dampak sosial.

Menurutnya, investasi tetap penting, namun harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap hukum dan perlindungan lingkungan.

AMARA Sultra menegaskan akan terus mengawal proses evaluasi PT Kasmar Tiara Raya sebagai bagian dari pengawasan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari PT Kasmar Tiara Raya maupun Kementerian ESDM terkait pernyataan AMARA Sultra tersebut.*

Berita Terkait

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi
Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra
Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit
Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI dan Kades Kolombi, Istri Soroti Nafkah Anak dan Proses Cerai
Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa
Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:16 WITA

Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WITA

Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:12 WITA

Transparansi Penindakan Gakkum ESDM di Sultra Dipertanyakan Triple C

Berita Terbaru