TWKM ke-35 Mahacala UHO, Puluhan Mapala Jelajahi Keanekaragaman Hayati Pegunungan Mekongga

- Publisher

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com – Puluhan mahasiswa pencinta alam dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mulai menjajal medan Pegunungan Mekongga, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pendakian tersebut menjadi bagian dari agenda Kenal Medan Gunung Hutan dalam rangkaian Temu Wicara dan Kenal Medan (TWKM) ke-35 Mahasiswa Pencinta Alam Se-Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Halu Oleo (Mahacala UHO) itu berlangsung pada 22–28 Oktober 2026. Para peserta Kenal Medan Gunung Hutan diberangkatkan lebih awal, Rabu (21/10/2026), dengan mempertimbangkan durasi operasi dan tantangan medan yang akan dihadapi.

Pimpinan Operasi Kenal Medan Gunung Hutan, Jamal, mengatakan pemberangkatan peserta menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan TWKM ke-35, khususnya agenda praktik lapangan di kawasan pegunungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Mahacala UHO, Ika Amalia, menjelaskan, pendakian dilakukan lebih awal karena operasi menuju Gunung Mekongga membutuhkan waktu dan persiapan yang matang.

Baca Juga :  Bakal Kembali Catat Sejarah, Mahacala UHO Ditunjuk sebagai Tuan Rumah TWKM ke 35

Menurut dia, kegiatan ini bukan sekadar pendakian, melainkan juga ruang pembelajaran bagi mahasiswa pencinta alam untuk mengasah keterampilan teknis, membangun kerja sama, dan memperkuat solidaritas lintas perguruan tinggi.

“Melalui kegiatan Kenal Medan Gunung Hutan ini, kami berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman lapangan, meningkatkan kemampuan teknis, serta memperkuat solidaritas dan kerja sama antarmahasiswa pencinta alam se-Indonesia,” ujarnya.

Gunung Mekongga merupakan puncak tertinggi di Sulawesi Tenggara dengan ketinggian sekitar 2.620 meter di atas permukaan laut (mdpl). Berada di kawasan Pegunungan Verbeek, wilayah Kabupaten Kolaka dan Kolaka Utara, gunung ini dikenal memiliki medan yang menantang, vegetasi rapat, serta jalur pendakian yang menuntut kesiapan fisik dan kemampuan teknis.

Baca Juga :  Gempur Sultra Minta Satpol PP Periksa Legalitas UD 88 Kendari

Durasi operasi menuju puncak dapat mencapai lima hingga sembilan hari, bergantung pada kondisi jalur, cuaca, serta kesiapan tim. Karena itu, navigasi darat, manajemen perjalanan, komunikasi, dan pengambilan keputusan menjadi aspek penting dalam kegiatan tersebut.

Selain menguji kemampuan bertahan di alam bebas, ekspedisi ini diharapkan menjadi sarana berbagi pengalaman antarmahasiswa pencinta alam dari berbagai daerah. Peserta juga berkesempatan mengenali karakteristik lingkungan Pegunungan Mekongga secara langsung.

Sebagai tuan rumah TWKM ke-35, Mahacala UHO turut membawa misi memperkenalkan potensi alam Sulawesi Tenggara kepada peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Para peserta diharapkan tetap mengedepankan keselamatan, mematuhi prosedur operasi, dan menjaga kawasan pegunungan selama kegiatan berlangsung.*

Berita Terkait

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi
Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra
Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit
Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI dan Kades Kolombi, Istri Soroti Nafkah Anak dan Proses Cerai
Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa
Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:16 WITA

Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WITA

Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:12 WITA

Transparansi Penindakan Gakkum ESDM di Sultra Dipertanyakan Triple C

Berita Terbaru