Setahun Mandek, Laporan Ancaman Pembunuhan di Baubau Masih Tahap Lidik

- Publisher

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terkiniindonesia.com, Kendari – Seorang warga Kota Baubau berinisial WK mengaku kecewa terhadap penanganan laporan dugaan ancaman pembunuhan yang dilaporkannya ke Polres Baubau. Pasalnya, lebih dari setahun sejak dilaporkan, kasus tersebut disebut belum menunjukkan perkembangan berarti.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Langkariri, Kelurahan Lanto, Kecamatan Batupoaro, pada 23 Oktober 2025. Saat itu, WK sedang berada di depan rumah bersama keluarganya.

Menurut pengakuan korban, sekelompok orang yang berjumlah lebih dari 10 orang tiba-tiba datang dari arah lorong. Mereka disebut membawa senjata tajam, seperti samurai dan busur.

Kelompok tersebut disebut mencari seseorang berinisial LN yang merupakan ayah korban. Dalam situasi itu, korban mengaku sempat mendengar ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada ayahnya.

“Saya kaget dan panik karena mereka membawa sajam. Salah satu dari mereka mengancam akan membunuh bapak saya,” ujar WK, Minggu (13/6).

Korban mengaku tetap berada di depan rumah untuk menghalangi rombongan tersebut masuk ke area rumah. Setelah sempat terjadi adu mulut, kelompok itu akhirnya meninggalkan lokasi.

Merasa terancam, korban bersama ibunya langsung melapor ke Polres Baubau pada hari yang sama. Sehari kemudian, pelapor menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang menyebut penyidik telah melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Ini yang Dibahas ASR dan LM Sjafei Kahar saat Bertemu Pasca Pilgub Sultra

Namun, hingga kini korban mengaku belum menerima informasi lanjutan mengenai perkembangan perkara tersebut.

“Kami sudah beberapa kali menanyakan perkembangan kasus, tetapi belum ada kejelasan,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Baubau Iptu Rino Asnan membenarkan laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Masih dalam lidik,” ujarnya.

Ia juga menyebut penanganan perkara masih berjalan. Untuk informasi lebih rinci, pelapor dipersilakan berkoordinasi langsung dengan Satreskrim Polres Baubau.*

Berita Terkait

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi
Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra
Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit
Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum
Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI dan Kades Kolombi, Istri Soroti Nafkah Anak dan Proses Cerai
Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa
Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Patroli Malam Polres Kolut Ungkap Aktivitas Pemindahan 830 Liter Solar Subsidi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:16 WITA

Dua Kali Demo, SAC Pertanyakan Penanganan Dugaan PETI Bombana oleh Polda Sultra

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Pembangunan SDN 10 Kendari Disorot Mahasiswa, PUPR dan Disdik Diminta Transparan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Dugaan Perselingkuhan Oknum TNI Bombana, Istri Soroti Sikap Dandim dan Ketua Persit

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Kasus Tambang Ilegal Suparjo Belum Tuntas, IMALAK Sultra Soroti Penegakan Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:04 WITA

Solar Subsidi APMS Bokori Bermasalah? IMALAK Minta Oknum Polisi dan TNI Diperiksa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Dugaan Konflik Kepentingan Iksan di PT GAP, IMALAK Sultra Minta Penelusuran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:12 WITA

Transparansi Penindakan Gakkum ESDM di Sultra Dipertanyakan Triple C

Berita Terbaru